Post Top Ad

Post Top Ad

Minggu, 19 November 2017

Resume Seminar Pendidikan, bag 1



Seminar yang diadakan oleh ASESI dengan 3 narasumber dilaksanakan di aula Rumah Sakit Permata Cirebon, yang beralamat Jl. Tuparev Cirebon Kota.
Acara dimulai pada pukul 08.00 WIB yang diawali sambutan dari Direktur RS Permata Cirebon. Ada yang unik dari yang beliau sampaikan, beliau mengatakan bahwa ada seorang dokter dari luar negeri yang meneliti otak manusia, hasil penelitian tersebut adalah bahwa sel otak terdiri dari sekian ratus juta sel dan sekian triliun koneksi. Otak manusia akan terus berkembang apabila koneksi tersebut diaktivasi, artinya dengan ketekunan dan latihan, manusia akan mampu untuk menyimpan ilmu baru ataupun hal-hal yang baru, makannya Nabi bersabda dalam haditsnya bahwa seorang muslim itu wajib menuntut ilmu dari mulai lahir sampai meninggal (masuk ke liang lahat).
Selanjutnya beliau bercerita tentang kisah penemu lampu, Thomas Alva Edison, yang dikeluarkan dari sekolah karena idiot. Ibunya dikirimi surat oleh gurunya, tertulis bahwa Thomas kami kembalikan kepada keluarganya dikarenakan tidak bisa mengikuti pelajaran (idiot), akan tetapi ibunya membacakan surat tersebut di depan Thomas dan mengatakan bahwa Thomas dikembalikan kepada keluarganya dikarenakan terlalu pintar. Berjalannya waktu sampai akhirnya Thomas mencoba 1000 kali percobaan membuat lampu sampai akhirnya berhasil.
Beliau (Direktur RS Permata) menekankan kembali bahwa cerita tersebut memberikan pelajaran kepada kita bahwa otak yang idiot sekalipun, apabila terus belajar dan tekun maka akan menjadi cerdas.

Pemateri 1
Ir. Hary T.Budhyono, MBA about Manajemen Yayasan

Beliau membuka materinya dengan manyampaikan sebuah hadits “ Allah ta’ala berfirman : Wahai anak Adam, gunakan waktumu untuk beribadah kepadaKu, niscaya akan Aku penuhi hatimu dengan kekayaan dan akan Aku cukupi kebutuhanmu. Namun jika engkau tidak melakukan itu, maka akan Aku penuh tanganmu dengan kesibukan dan Aku tidak akan menutupi kebutuhanmu” HR.Ahmad, tirmidzi, ibnu Majah, ibnu hiban dan lainnya.
Beliau menyampaikan 4 pokok bahasan :
1.      KinerjaYayasan Pendidikan Islam
-          Kinerja Yayasan belum berorientasi kepada Akhirat
-          Masing-masing pengurus/pengelola yayasan belum mengerti SOP (standard Operational Procedur)
-          Adanya rangkap jabatan pada satu orang
-          Dan yang terpenting adalah belum adanya RENSTRA (pengoprasian Yayasan dan Sekolah) – dan ini perlu pembahasan khusus-
2.      Permasalahan Utama YPI
-          Janji layanan belum sesuai dengan Aktual layanan
-          SDM belum linier dan profesional
-          Personal karyawan/pegawainya tidak mengetahui ttg yayasan
3.      Manajemen dan Etika Yayasan
Pada poin ini, beliau menjelaskan pengertian yayasan, undang-undang tetntang Yayasan dan pendidikan Nasional. Adapun Etika yayasan Islam didasarkan pada adab-adab Islam, diantaranya adab kepada Allah ta’ala, adab kepada sesama makhluk dan adab terhadap diri sendiri (jujur)
4.      Sembilan tip mendorong Kinerja YPI
-          Tip 1 : Mencapai keridhoan Allah adalah nomor 1
-          Tip 2 : Menjalankan amanah dari Allah dan manusia
-          Yip 3 : Pahami perbedaan output(usaha maksimal kita) dan dampak(keberhasilan atas Rahmat Allah), beliau mencontohkan bahwa apabila kita ingin mempunyai anak harus menikah(input-proses,-pent) dan berhubungan(output,-pent), berapa bayak yang sudah menikah  tetapi belum mempunyai anak, maka mendapatkan anak adalah rahmat dari Allah (dampak,-pent)
-          Tip 4 : Sekolah Islam haru menjadi penyubur fitrah anak
-          Tip 5 : Meningkatkan ketakwaan dan profesionalisme pengajar
-          Tip 6 : Mencari SDM yang Kuat (mampu kerja) dan amanah.
-          Tip 7 : Membentuk pegawai yang Takwa(hubungan interval) dan berakhlak (hubungan horizontal), pada poin ini beliau menyarankan untuk menyediakan/menunjuk calon pemimpin.
-          Tip 8 : Disiplin dalam menjalankan SOP

-          Tip 9 : Buatlah RENSTRA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar